Sakit dan bermalas2an ... Jun 13, '08 1:09 AM. From Multiply.
Pagi ini bangun dengan kepala pusing, badan pegal. Waahhhh ... Sudah dua hari saya pilek, disertai sedikit batuk, kadang nyeri tenggorokan. Bener-bener ciri khas common colds atau selesma. Dua hari kemarin saya masih bertahan untuk masuk kerja. Badan masih segar meski hidung terus-menerus meler/tersumbat dan bersin. Tapi kemarin sore saat sedang les dan mengerjakan tugas dari guru les, kok rasanya gak bisa konsentrasi ya? Akhirnya saya minta ijin pulang lebih awal. Lagian saya khawatir menularkan virus pada teman2 yang lain, soalnya ruang lesnya sangat sempit dan ber-AC. Virus dari saya tentu sangat mudah menular. Setelah pulang les sebelum waktunya, saya juga memutuskan untuk tidak praktek. Sepulang ke rumah, menemani anak belajar sebentar (untung ayahnya cepat pulang), lalu saya tidur, sampai pagi ini.
Akibat perasaan lemasss .. saya memutuskan untuk istirahat di rumah. Besok saya harus presentasi, ada janji yang harus ditepati. Masak saya presentasi dengan suara bindeng dan terbatuk2. Saya harus sembuh. Caranya sembuh? Ya istirahat. Langkah pertama: SMS boss .. beliau sudah tahu saya sakit (dari kemarin suara saya sudah bindeng dan kemana-mana pake masker). Jadi, ijin pasti keluar dengan mudah. Benar saja, boss replied: Ya, cepat sembuh. Langkah kedua, SMS teman, soalnya saya hari ini bertugas di Poli Aster. Untungnya, partner saya di Poli Aster hari ini orangnya rajin. Jadi, pasti no problem. Benar saja, datang jawaban SMS: OK. Waaahhh .. sukses deh saya hari ini. Bisa istirahat dengan tenang. Setelah anak2 & suami pergi .. tinggallah saya di rumah. Senangnya bisa istirahat sejenak. Baca koran (biasanya saya baca koran sore/malam hari sepulang kerja .. haha .. beritanya sudah basi), sarapan (biasanya sarapan ala kadarnya, kadang tidak sarapan), minum vitamin, lalu meneruskan membuat presentasi untuk besok. Tinggal finishing saja. Tengah asyik mengetik .. tiba2 HP saya berbunyi. Hm .. dari RS nih. Palingan dari poliklinik. Gampang, tinggal bilang saya gak masuk, pasien dialihkan ke teman saya. Begitu saya angkat, matilah saya .. ternyata dari sekretaris Direktur. Ternyata Direktur Medis mencari saya. Seumur saya kerja, baru kali ini saya ditelfon langsung oleh Pak Direktur. Haduhh .. dengan suara yang dibindeng-bindengkan (pokoknya dikeluarkan suara bindeng terparahnya dehh), saya menjawab telfon Pak Direktur. Ternyata tentang tugas untuk me-revitalisasi tim HIV. Oalaahh .. kenapa musti hari ini beliau teringat dengan tim tersebut. Nasib .. saya memang gak pernah dapet good luck kalo masalah bolos atau tidak masuk kerja. Untung menurut beliau, tugas tersebut tidak urgent hari ini, bisa dikerjakan Senin. Syukur deh ... Jadi ..... kembali bermalas2an
à¸à¹à¸à¸à¸«à¸à¹à¸²: Dokter yang ditolak pasien: true story
à¸à¸±à¸à¹à¸: Perpisahan kelas, Pentas Seni, dll
Jun 13, '08 1:09 AM. From Multiply.
Pagi ini bangun dengan kepala pusing, badan pegal. Waahhhh ... Sudah dua hari saya pilek, disertai sedikit batuk, kadang nyeri tenggorokan. Bener-bener ciri khas common colds atau selesma. Dua hari kemarin saya masih bertahan untuk masuk kerja. Badan masih segar meski hidung terus-menerus meler/tersumbat dan bersin. Tapi kemarin sore saat sedang les dan mengerjakan tugas dari guru les, kok rasanya gak bisa konsentrasi ya? Akhirnya saya minta ijin pulang lebih awal. Lagian saya khawatir menularkan virus pada teman2 yang lain, soalnya ruang lesnya sangat sempit dan ber-AC. Virus dari saya tentu sangat mudah menular. Setelah pulang les sebelum waktunya, saya juga memutuskan untuk tidak praktek. Sepulang ke rumah, menemani anak belajar sebentar (untung ayahnya cepat pulang), lalu saya tidur, sampai pagi ini.
Akibat perasaan lemasss .. saya memutuskan untuk istirahat di rumah. Besok saya harus presentasi, ada janji yang harus ditepati. Masak saya presentasi dengan suara bindeng dan terbatuk2. Saya harus sembuh. Caranya sembuh? Ya istirahat. Langkah pertama: SMS boss .. beliau sudah tahu saya sakit (dari kemarin suara saya sudah bindeng dan kemana-mana pake masker). Jadi, ijin pasti keluar dengan mudah. Benar saja, boss replied: Ya, cepat sembuh. Langkah kedua, SMS teman, soalnya saya hari ini bertugas di Poli Aster. Untungnya, partner saya di Poli Aster hari ini orangnya rajin. Jadi, pasti no problem. Benar saja, datang jawaban SMS: OK. Waaahhh .. sukses deh saya hari ini. Bisa istirahat dengan tenang. Setelah anak2 & suami pergi .. tinggallah saya di rumah. Senangnya bisa istirahat sejenak. Baca koran (biasanya saya baca koran sore/malam hari sepulang kerja .. haha .. beritanya sudah basi), sarapan (biasanya sarapan ala kadarnya, kadang tidak sarapan), minum vitamin, lalu meneruskan membuat presentasi untuk besok. Tinggal finishing saja. Tengah asyik mengetik .. tiba2 HP saya berbunyi. Hm .. dari RS nih. Palingan dari poliklinik. Gampang, tinggal bilang saya gak masuk, pasien dialihkan ke teman saya. Begitu saya angkat, matilah saya .. ternyata dari sekretaris Direktur. Ternyata Direktur Medis mencari saya. Seumur saya kerja, baru kali ini saya ditelfon langsung oleh Pak Direktur. Haduhh .. dengan suara yang dibindeng-bindengkan (pokoknya dikeluarkan suara bindeng terparahnya dehh), saya menjawab telfon Pak Direktur. Ternyata tentang tugas untuk me-revitalisasi tim HIV. Oalaahh .. kenapa musti hari ini beliau teringat dengan tim tersebut. Nasib .. saya memang gak pernah dapet good luck kalo masalah bolos atau tidak masuk kerja. Untung menurut beliau, tugas tersebut tidak urgent hari ini, bisa dikerjakan Senin. Syukur deh ... Jadi ..... kembali bermalas2an
No comments:
Post a Comment